www.flickr.com

Rekreasi di Danau Selorejo Malang

July 23rd, 2006

Tanggalan kalender : 23 Juli 2006. Terbaca: Hari Minggu. Di pagi hari yang sangat cerah, kami seluruh karyawan PT. Anugerah Pharmindo Lestari Cabang Malang pergi rekreasi ke Danau Seloreo, Numpak (baca: naik) bis AC yang ada karokenya, dan Kami semua duduk nyaman sambil beryanyi lagu senandung riang.

On time, dan terbukti kota Malang khususnya karyawan APL Cabang Malang memang tidak banyak pohon karetnya (baca: ngaret), karena seluruh karyawan yang akan ikut rekreasi dapat hadir sekitar jam 6.00 WIB tepat. Kantor APL Cabang Malang sudah banyak dipadati oleh karyawan yang dengan senyum cerianya, canda guraunya, akan menikmati acara rekreasi. Rame-rame ke Danau Selorejo.

Karyawan yang hadir, melewati pintu satpam, di data oleh panitia, absensi, dan langsung diberikan cendera mata berupa kue/snack pagi untuk mengganjal perut yang dipagi hari sudah minta diisi, dan langsung dilahap dengan nikmatnya.

Ketua Panitia acara: Deddy Firmansyah dan dibantu oleh panitia acara : Supriadi segera mengkoordinir seluruh karyawan untuk berkumpul agar acara dapat segera dimulai dan dapat berjalan dengan sukses. Briefing oleh Kepala Cabang tentang makna dan maksud tujuan rekreasi. Tujuan utamanya adalah tentunya untuk refresing alias penyegaran, agar tubuh dan jiwa menjadi segar setelah melalui rutinitas kerja harian, serta sebagai sarana kebersamaan antar karyawan APL yang baru saja integrasi.

Setelah doa bersama selesai, seluruh karyawan langsung menaiki kendaraan Bis yang telah disediakan oleh panitia, namun karena total kapasitas bis hanya mampu memuat sekitar 30 karyawan. Maka armada lainnya juga telah siap, yaitu kendaraan para supervisor dan mobil Kepala Cabang pun siap difungsikan untuk dapat mengangkut seluruh karyawan APL Cabang Malang yang berjumlah 77 karyawan.

Jam tangan 6.30 pagi, Iring-iringan kendaraan rombongan karyawan APL Malang sudah melaju menuju lokasi tempat acara: Danau Selorejo.

Perjalanan menuju Danau Selorejo, memakan waktu sekitar satu jam tiga puluh menit. Terlihat bis rombongan berjalan dengan tidak terlalu ditancap gasnya alias tidak mengebut, membuat hati tenang. Kendaraan rombongan lainnya pun juga demikian. Keselamatan adalah yang Utama. Karena medan yang cukup berat dan berlika-liku membuat para pengendara berhati-hati.

Dan sesampainya kami di tempat rekerasi, suasana rekreasi masih tampak sepi, mungkin masih kepagian.

Deddy Firmansyah dengan sikap langsung menuju loket pembayaran untuk membeli tiket masuk ke Danau Selorejo, agar kami dapat masuk dengan SAH, dan memiliki tiket tanda masuk tempat rekreasi.

Acara pertama, adalah Foto Bersama ditepi Danau. Selesai berfoto, panitia kembali membagikan nasi kotak, karena dikhawatirkan kue / snack yang sekitar 2 jam lalu dibagikan yang tentunya sudah hapis dilahap masih belum cukup mengenyangkan.

Setelah menerima nasi kotak, kami pun lantas memilih lokasi yang tepat untuk melahap nasi dan isinya dengan lahap, nyam-nyam, kami makan jangan dilihatin dan diceritain dong… (selama makan jangan bicara).
Setelah makan tentunya haus, nah ini, ada kejutan yang menyenangkan, ada karyawan yang membawa satu gallon susu sapi segar yang baru saja diperasnya (punya sapi sendiri). Terimakasih Pak Kastadji. Sungguh segar susu segarnya.

Kenyang deh. (ikutin gaya presenter acara kena dech!).

Kami menuju tempat acara, karena perut dalam kondisi yang kenyang, maka badanpun dalam kondisi yang prima.

Tempat acara, adalah sebuah lapangan bola, dan untuk menuju tempat tersebut, kami harus ADU NYALI. Dengan tantangan berupa “Jembatan Gantung”, yang akan bergoyang ke kanan – ke kiri. Untung saja, suasana jembatan gantung masih sepi pengunjung, dan ada batasan jumlah manusia yang boleh melewati (hanya 15 orang saja, sesuai prosedur). Namun, sayangnya prosedur yang bertujuan baik yaitu agar dapat selamat sampai ditempat tujuan tidak terlalu dihiraukan. Sekali lagi ada untungnya, jembatan gantung sudah dibuat dengan kondisi prima dan memiliki standard keamanan yang maksimal. Tetapi, tetap saja, sesampainya kami tiba di daratan sebelahnya, masih terasa getaran goyangannya.

Setelah seluruh karyawan berkumpul, panitia acara mulai berkoar-koar dengan speaker pengeras suaranya. Karyawan pun dengan antusias mendengarkan instruksi dari panitia.

Acara dimulai dengan permainan lomba balap karung, yang setiap team terdiri atas 7 orang. Pemenang lomba adalah group FSS Abdul Wahab. Padahal ada Kacab – Richardus Sendjaja ikut lomba balap karung dan memimpin pasukan pada baris depan, dan group yang dipimpin Kacab harus puas pada urutan runner up.

Dan masih ada 2 perlombaan lagi yaitu : adu cepat memberikan satu gelas aqua / air mineral kepada kawanya diseberang dan pemenangnya adalah siapa yang paling cepat, serta saling melempar bola air jangan sampai pecah, dan pemenangnya adalah group yang masih utuh bola airnya.
Selesai acara permainan, dilanjutkan dengan pembagian hadiah dan door price. Hadiah yang disediakan panitia, tidak tanggung-tanggung, maksudnya seluruh karyawan yang ikut acara rekreasi dijamin dapat hadiah doorprice. Pembagian hadiah telah seleai, dan bukan merupakan akhir dari acara.

Sambil menunggu Jam 12.00 WIB. Merupakan acara bebas, ada yang memancing ikan, ada juga yang berkeliling danau dengan menyewa perahu dayung. Ada yang wisata kuliner.Aduh, aromanya itu lho, mana tahan, aroma udang goreng,ikan mas/mujair,gurame-nya. Banyak juga dari karyawan yang membeli oleh-oleh berupa udang/ikan gorengn atau dibakar.

Tepat jam 12.00 WIB, seluruh karyawan kembali menuju posisi semula, menggelar tiker, duduk santai. Sambil makan menikmati betapa lezatnya ikan goreng air tawar – mujair dan udang goreng yang akan lebih nikmat disantap bareng sambal tomat.

Hemmmm, ….

Dan akhirnya….

Saatnya untuk kembali ke Malang. Permainan yang menyenangkan, makanan yang mengenyangkan, dan hadiah yang mengembirakan menjadi kenangan indah bagi kebersamaan kami.

Terimakasih kepada team panitia yang dengan sukses menggelar acara rekreasi.

Natal Bersama APL dan Wigo

December 10th, 2005

Kota Manado, di bulan Desember. Para anak-anak akan bersuka cita. Karena ada seorang berjenggot lebat dengan bajunya yang berwarna merah menyala menaiki mobil kijang bak terbuka berkeliling dari satu rumah ke rumah yang lain, setiap anak yang dikunjungi tentunya akan mendapat hadiah istimewa .“Ho.Ho.Ho…” Ketawa yang menjadi ciri uniknya. Siapakah orang tersebut? Jawaban: Sinterklas. Betul sekali. Para pembaca memang pintar-pintar.Dan baru-baru ini Manado berhasil mencatat rekor MURI. Tepatnya tanggal 10 Desember 2005, Manado menyelenggarakan acara pawai atau karnaval Sinterklas secara meriah, dan sukses besar dengan jumlah peserta Sinterklas mencapai 300-an Sinterklas. Rencananya acara tersebut akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya dan tentunya akan menjadi objek wisata yang menarik bagi Kota Manado selain Tinutuan (Baca: bubur manado), Boulevard, dan Bunaken.

Sinterklas, acara Pohon Terang pada bulan Desember menjadi acara rutin yang banyak digelar oleh kelompok, gereja, dan keluarga.

Pada tanggal yang sama dengan pencatatan rekor MURI tersebut, yaitu hari Sabtu, tanggal 10 Desember 2005, jam 16.30 diselenggarakan acara ibadah Natal dalam komplek kantor PT. Anugerah Pharmindo Lestari – Jl. Pingkan Matindas No. 57A. Manado.

Para Panitia dengan keterbatasan waktu, telah berhasil menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Segala suatu memang indah pada saatnya.

Ketua Panitia Natal, patut dan layak diberi tepuk tangan yang meriah yaitu sdr. Selamat Maili, berikut team panitia yang terbentuk sebagai berikut: Deasy Tindas selaku Bendahara, Stanly Terok selaku Perlengkapan, Feiby dan Seysea selaku seksi Acara, Ernie Ong dan Dewi selaku seksi Komsumsi. “Keberhasilan panitia juga merupakan keberhasilan dan kerja keras bersama”, kalimat ini diucapkan oleh Pak Selamat Maili dengan penuh kerendahan hati.

Ada yang istimewa dalam acara Natal kali ini, pohon terang bukan terbuat dari pohon cemara plastik, tapi kali ini di susun dan dibuat dengan penuh kreatifitas oleh Serfiel Papuling – petugas gudang : Pohon Natal Dari Box Ovaltine.

Sungguh istimewa dan menjadi indah. Karena Ovaltine memang trade mark dari APL cabang Manado, sangat laku dijual.

Tema Natal adalah: Kebersamaan dalam Kasih, Damai dan Suka Cita.

Tema kebersamaan dipilih karena Natal 2005 merupakan awal yang baik bagi kebersamaan antara APL dengan WIGO dalam proses integrasi. APL dan WIGO, bersama-sama merayakan Natal.

Saat para undangan telah lengkap, terutama team WIGO, dengan hadirnya bapak Nongki Tangka Selaku Kepala Cabang WIGO. Maka acara Natal pun dimulai, walaupun agak sedikit mengalami kemunduran waktu.

Acara dibuka oleh Ibadah Natal yang dibawakan oleh Pendeta Alfrets Daleno, S.Th., dan selama ibadah berjalan juga diselingi oleh nyanyian atau
kidung pujian oleh team administrasi. Team Logistic (gudang dan ekspedisi)

Kidung pujian yang dibawakan oleh team salesman merupakan gabungan antara APL dan WIGO. Suatu kebersamaan yang penuh nada-nada merdu dalam melantunkan pujian bagi kelahiran bayi kecil “Yesus Kristus” sang Juru Selamat Manusia.

Setelah acara Ibadah selesai, dilanjutkan dengan acara sambutan dari Kepala Cabang APL bapak Richardus Sendjaja, dan dilanjutkan oleh sambutan dari Kepala Cabang WIGO bapak Nongki Tangka.

Tak terasa hari semakin senja, perut pun minta diisi, maka acara ramah tamah menjadi tambatan perut yang telah menari-nari, karena dari tadi telah mencium aroma lezatnya masakan yang telah disajikan. Nyam-nyami-nyami. (lidah yang dileletkan atau dijulurkan, dengan tumpahan air liur yang hampir membobol dinding pertahanan lidah dan sedikit menetes di pinggiran bibir).

Setelah perut terisi, berikiutnya adalah acara pemberian hadiah oleh Sinterklas. Yap. Betul sekali, APL kedatangan Sinterklas, barangkali Sinterklas yang bertubuh tambun ini merupakan Sinterklas yang kesasar masuk ke APL, seharusnya ikut PAWAI Atau KARNAVAL SINTERKLAS, tapi karena mencium aroma masakan yang lezat, Sinterklas mampir ke APL. Tentunya yang paling berutung adalah para anak-anak kecil yang akan mendapatkan hadiah dari Sinterklas. (Bukannya image dari Sinterklas memang demikian, si pembawa hadiah yang datang melalui cerobong asap rumah untuk memberikan hadiah bagi anak-anak yang baik).

Mari kami perkenalkan Sinterklas APL, yaitu Ronald – Petugas Gudang, untuk hari ini telah berubah menjadi Sinterklas dan siap menghadapi anak-anak yang dari tadi telah menunggu hadiah dari Sinterklas.

Saat Sinterklas membagi-bagikan hadiah, banyak kejadian yang lucu dan menyenangkan. Bagi orang tua merupakan kebahagian tersendiri karena pada saat sang anak diberi hadiah oleh Sinterklas, pemberian hadiah yang tidak sekedar pembagian hadiah secara begitu saja, tapi pemberian hadiah tersebut juga diselingi oleh ungkapan bijak atau wejangan atau nasehat bagi sang anak agar tidak nakal, menurut kepada orang tua, rajin belajar, yang intinya adalah agar menjadi anak yang baik. Walaupun tampang Sinterklas yang lucu dan juga bicara dengan jenaka, tak luput ada juga anak yang menangis.

Anak yang minta diantar orangtuanya.

Anak yang ketakutan

Namanya juga anak-anak.

Acara terakhir adalah pemberian door prize. Hadiah door prize bagi para undangan yang hadir merupakan support dari banyak principal. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada principal yang telah menyumbangkan hadiah bagi memeriahkan acara Natal APL dan WIGO 2005.

Hari semakin menjelang malam, Pak Selamat Maili, masih asik bermain organ sebagai organ tunggal, dan banyak penyumbang lagu yang berbakat dan pantas diacungkan jempol dan layak menjadi idol dengan menambahkan Idol pada belakang namanya. Seperti: Fernando Idol, dan Selamat Idol.

Acara pun kemudian ditutup dengan penuh kasih dan sukacita. Kami pun saling bersalam-salaman. Selamat Hari Natal.

“Ho.Ho.Ho”.

Acara 17 Agustus-an APL Vs BSP

August 17th, 2005

Doa sebelum memulai acaraAcara 17 Agustus 2005. Di depan teras kantor APL cabang Manado, jam 9.00 WITA tepat, dihari Rabu, tanggal 17 Agustus 2005. HUT RI ke 60. DIRGAHAYU KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA. Telah banyak berkumpul karyawan beserta keluarga, yang punya anak di ajak, dengan diiringi langkah para istri/suami.

Berangkat menuju Pantai Siomay dengan penuh tantangan dan semangat juang untuk ikut berlomba dan sekaligus berekreasi. Kenapa dinamakan Pantai Siomay, unik ya. Memang demikian namanya, karena di Pantai tersebut ada penjual Siomaynya. Juga, ada makam keluarga penerjun payung yang cukup terkenal yaitu keluarga Mandagi.

Perjalanan dari Kantor ke Pantai Siomay, hanya sekitar 35 Menit saja. (itupun tergantung dari supirnya, mau lebih cepat lagi, bisa! Asal selamat tentunya).

Disana telah hadir karyawan/ti BSP – Bina San Prima , sang kompetitor. Tapi, kali ini kompetitor dalam perlombaan. Kedatangan Kepala Cabang APL Bp. Richardus Sendjaja disambut dengan penuh hangat oleh Kepala Cabang BSP yaitu Bp. Randy Lukmanto. Kemudian sesuai rencana, kami masing-masing memasang strategi berlomba. Acara APL di pandu oleh Selamat Maili – FSS Pharma.

Pemanasan awal, kami lakukan latihan yel-yel yang berbunyi : “ Saya mau, saya bisa, saya laksanakan! yes! Yes! Yes! APL Yes!!!”

Dilanjutkan dengan pembacaan teks Pidano Komisaris Utama dalam Perayaan HUT RI ke 60, oleh Kepala Cabang APL, dan di dengar dengan penuh perhatian dari seluruh karyawan yang hadir.

Pertanyaannya: “ Kenapa bisa APL dan BSP berkumpul dalam satu acara?”. Tentu karena sudah janjian dari jauh-jauh hari. Tetapi kenapa BSP yang terpilih sebagai kompetitor dalam perlombaan kali ini. Mungkin, harus melihat mundur ke halaman kantor dan gudang APL cabang Manado. Ternyata saat ini APL dan BSP sudah berada dalam satu lokasi yang sama malahan posisi kantor BSP tepat berada di belakang APL.

Selesai pembacaan Pidato, kemudian kami bergabung dengan team BSP.

Ada 2 kelompok yang nantinya siap-siap untuk saling bertemu dalam ajang perlombaan. Disisi kanan berkumpul team BSP, dan disisi Kiri berkumpul team APL.

Acara dimulai. Acara dimulai dengan doa pembuka, yang dibawakan oleh Selamet Maili.

Dilanjutan dengan perkenalan dari para Kacab masing-masing, dan perkenalan dari masing-masing Divisi dari perusahaan yang akan ikut bertanding atau berlomba.

Dari APL team Pharma dan MDD dipimpin oleh Selamet Maili selaku FSS Pharma. Team CHPD oleh Meidy Tulalo selaku FSS CHPD (namun belum hadir karena baru tiba dari Jakarta sekitar jam 2 pagi). Team Gudang dipimpin oleh Edwar Langi selaku Kepala Gudang. Team Ekspedisi dipimpin oleh Stanly Terok selaku Kepala Eksepdisi. Team Finance wakili oleh Ernie Ong sehubungan berhalangan hadirnya Deasy dikarenakan sakit.

Terus diikuti oleh yel-yel dari masing-masing team, sebagai simbol acara akan berlangsung dengan penuh minat dan tantangan. Ada beberapa perlombaan sebagai berikut :

Perlombaan Tarik Tambang Antara team cowok APL melawan team cowok BSP. Yang dimenangi oleh BSP. Terlihat posisi yang kurang seimbang dari APL dengan BSP, team BSP lebih besar. (ceritanya kalah body ni ye.).
Antara team Cewek APL melawan team cewek BSP. Ini yang seru banget. Top habis. Ternyata cewek APL selain cantik-cantik (ciele, ..) juga super fantastis! Kali ini APL mencundangi BSP dengan telak.

Perlu diperkenalkan inilah para superwoman APL yaitu : Nina – Admin Pharma, Seysea – Sales Service, Ernie – Kasir, Jein – MD Ovaltine, Feiby – Admin CHPD.

Perlombaan Sepak Bola Disusun dengan 7 pemain, dengan waktu 30 Menit (15 menit = 15 menit). Pada ronda awal APL mendapat tambahan pemain belakang yang tidak mau berpindah tempat, (gimana mau di pindah, dia berdiri dengan gagah dan kokohnya, yaitu sebatang pohon). Sehingga beberapa kali pemain depan BSP menyerang kadang terhalang oleh pemain belakang tadi. Posisi 0-0.

Ronda kedua, saat dimenit terakhir, terjadilah GoL!!! Sehingga pertandingan sepak bola tsb dimenangkan oleh BSP. Posisi 0 – 1 bagi APL.

Perlombaan Balap Karung. Ada beberapa peserta, yaitu Kacab lawan Kacab, team APL dengan Team BSP, Divisi lawan Divisi. Kali ini pun APL dengan terpaksa mengakui keunggulan BSP. Sumbangan kemenangan berasal dari Selamet Maili.

Perlombaan mencari Peniti. Ini suatu perlombaan adu cepat mencari peniti pada tubuh lawan. 2 cowok APL masing-masing dipasangkan 4 peniti, dan 2 cowok BSP masing-masing dipasangkan 4 peniti pada masing-masing baju dan celananya.

Kemudian 2 cewek APL dan 2 cewek BSP berlomba adu cepat meraba-raba dengan mata tertutup untuk mencari ke – 4 peniti tsb. “Awas yang dicari hanya peniti bukan yang lain”. Demikian pesan panitia secara berulang-ulang kali, dan pesannya ternyata bersambut, terdengar teriakan spontanitas dari peserta cewek: “Kalau dapat yang lain itu khan bonus..”. Perlombaan dimenangkan dengan telak dan cepat oleh Dewi – Admin Kacab dan Seysea – Sales Service. WOAW, pada jago meraba-raba nich. Dan dari wajah cowok BSP yang diraba, terlihat wajah-wajah sendu, yang penuh makna.

Makna apa ya? Mungkin pada kapok atau malahan minta di raba lagi…. !

Perlombaan Adu panco Antara Kacab lawan Kacab, dan divisi lawan divisi. Kemenangan APL dalam lomba panco diperoleh dari Helbert – Driver, dan Meylina (Nina) – Admin FSS Pharma.

Sehingga dari seluruh perlombaan yang ada, juara umumnya sudah di pastikan jatuh ke BSP.

Penutupan.
Acara penutup, diikuti oleh Doa penutup oleh wakil BSP, dan nyanyian lagu KEMESRAAN yang dilakukan sambil bergandengan atau berpegangan tangan membuat satu lingkaran. Seterusnya kami semua larut dalam jabatan tangan sebagai salam persahabatan, sekaligus salam perpisahan. (hik, jangan sedih yah.)
Perlombaan memang tidak ditujukan semata-mata untuk mencari kemenangan , melainkan juga bagi sarana keakraban dan kebersamaan.

Dan sampailah pada puncak acara, makan siang. Karena jam sudah 12.30 WITA. Sekarang adalah acara lomba mencari piring, sendok – garpu, dan memilih menu yang disukai.

Kami pun makan dengan lahap dan enaknya, eh, masih ada es buah yang segar di terik siang dan panasnya matahari. Diselingi oleh irama angin dan udara pantai yang segar.

Natal dan Halal Bi Halal

December 11th, 2004

Hari Sabtu, tanggal 11 Desember 2004 APL Manado mengadakan acara Ibadah Natal dan sekaligus Halal Bi Halal. Kedua acara keagamaan yang dipadukan menjadi satu acara melambangkan bahwa tingkat toleransi beragama di Sulawesi Utara khususnya Manado berjalan baik.

Kegiatan ini juga sebagai wadah untuk saling mengenal dan bersilahturami antar sesama karyawan dan principal serta keluarga, juga sebagai pemupuk tali persaudaraan yang lebih erat. Kiranya ini membawa damai makin melimpah dalam hati kita semua. Sesuai dengan sub tema Natal: “ Dengan Hikmah perayaan Natal dan Halal Bi Halal kita bina persaudaraan diantara sesama karyawan dan principal untuk meningkatkan etos kerja mencapai prestasi cemerlang”.

Susunan Panitia

Ketua : Freddy Winokan
Bendahara : Deasy Tindas
Seksi Liturgi/Acara : Jon Patone, Selamat Maili
Seksi Komsumsi : Juliana Sigarlaki
Seksi Perlengkapan dan Dokumentasi : Jerie Ong, Stanly Terok
Seksi Keamanan : Lius Teneh
Seksi Kebersihan : Abdul Jalil

Maka, sejak pagi hari, sudah tampak kesibukan panitia dan seluruh karyawan berbenah menyiapkan diri agar acara nanti sore dapat berlangsung secara sukses.

Tenda didirikan (bukan tenda biru lho), juga spanduk-spanduk sponsor yang turut dipasangkan antara lain: Ovaltine, serta ornamen redoxon, durex, sebagai pesan-pesan sponsor.

Panitia telah menyiapkan beberapa door price, yang juga gimmick yang merupakan sumbangan dari para principal dan dari APL sendiri. Hadiah utama kali ini adalah berupa travel kompor gas, hadiah dari Principal Johnson-Johnson yaitu Sdr. Ricky M. Yunus. Ada pula Kaos Redoxon, jam dinding Beroca, tas pinggang, dan cangkir dari Principal Roche yaitu Sdr. Hersin, serta payung dari Principal Sandoz yaitu Sdr. Frenick. Untuk acara tukar kado bagi sesama karyawan, juga telah disiapkan oleh para karyawan.

Sebelum acara dimulai, menu makanan sudah dipersiapkan sebagai acara ramah tamah yang pasti akan paling ditunggu-tunggu. Sound system di tes. Tes-tes-tes, satu-dua-tiga. Para penyumbang suara juga men-tes suaranya, apakah cukup merdu atau sedikit fals. Dari Selamat Maili, Jon Patone, Freddy Winokan, juga para karyawan lain dengan suka rela berkaroke diiringi dengan organ tunggal. Merdu nian suara yang menembangkan lagu-lagu pujian.

Untuk acara Natal kali ini, APL dimeriahkan oleh kedatangan Sinterklas, yang akan membagi-bagikan kado para para anak-anak, putra/tri karyawan. Siapa kah yang menjadi Sinterklas APL Manado? Ibrahim, atau yang biasa dipanggil Imba, Salesman Mix CHPD, bersedia menjadi Sinterklas, karena memang memiliki potongan tubuh (baik potongan, jaitan, dan obrasan juga pas atau cocok) “tambun” yang cocok dan sesuai. Maka di permak-lah Imba menjadi sosok Sinterklas yang sangat berwibawa. Kali ini Sinterklas tidak ditemani oleh Zwarte Piet, karena dengan pertimbangan anak-anak nanti malah pada ketakutan, melihat Sinterklas aja sudah perlu keberanian.

Wah, terlihat bahwa acara memang telah disiapkan dengan matang dan pasti akan meriah dan penuh suka cita, walaupun diadakan secara sederhana.

Acara dimulai jam 16.00 sore, acara dipandu oleh Sdr. Jon Patone selaku seksi acara, dan dibuka oleh pelaporan ketua panitia Sdr. Freddy Winokan. Dilanjutkan ke acara inti yaitu siraman rohani dari saudara kita yang beragama Moslem, diwakili oleh, “ustadz” Jemmy Kolanus (Salesman J&J) dan ibadah Natal oleh Bp. Pendeta Christopher. Kehadiran Pendeta Christopher adalah merupakan suatu kebahagian dan anugerah tersendiri bagi acara Ibadah Natal ini, karena pada awalnya Panitia berencana tidak mengundang Pendeta, dengan pertimbangan Sdr. Jon Patone dianggap cukup mewakili.

Acara makan-makan, adalah merupakan acara yang ditunggu-tunggu, hidangan sudah tersedia dan dibuat sendiri oleh karyawati APL. Menu atau hidangan yang tersedia antara lain Sup Macroni, Cap Cay, Ayam rica-rica, ikan bakar, kakap asam manis, dan Es kelapa muda. Namun sebelum acara makan dimulai, ada sumbangan deklamasi atau puisi dari Jeffstrong Paulus, serta doa makan . Maka berhamburanlah para undangan ke meja makan, weleh-weleh, benar-benar nikmat. Dan sungguh lezat masakan karyawati APL Manado.

Setelah makan kenyang, acara selanjutnya adalah acara membagi-bagi kado bagi para anak oleh Sinterklas, yang sudah menunggu dari tadi. Psst,… perut gendut Sinterklas lagi keroncongan, lapar, karena kumis dan janggutnya yang lebat, belum sempat makan. Untung masih banyak cadangan devisa disekitar perutnya (terus terang aja, bilang lemak yang mengunung itu lho dianggap sebagai devisa, devisa agar tahan lappparrr…).

Acara bagi-bagi Kado, bagi putra-putri karyawan menjadi acara yang sangat lucu dan penuh tawa dari para karyawan melihat tingkah pola Sinterklas yang sangat tepat berinteraksi dengan anak-anak, ada anak yang kelihatan sangat senang, yang dari awal sudah membututi / mengekori(padahal Sinterklas tidak punya ekor) kemana pun Sinterklas berada, ada juga yang ketakutan dan menangis. Apalagi ada beberapa nasehat dari Sinterklas (titipan pesan dari Ortu-nya) sebelum hadiah diberikan kepada sang anak, diembel-embeli dengan celetukan atau gurauan dari Sinterklas. Ada juga sun pipi dari Sinterklas, hampir aja ada sun pipi tersebut kesasar ke ibu / tante dari anak ybs (ich, Sinterklasnya genit). Seru dan lucu banget deh.

Acara terus bergulir kepada acara door price, dan hadiah undian ditarik oleh Kacab, dan hadiah utama diberikan kepada no. 33, nomor undangan atas nama Nina – Admin Sales Pharma. Selamat yah Nina, anda telah mendapatkan Travel Kompor Gas. Dan dillanjutkan nomor undian lainnya, tenang, panitia telah menyedia sebanyak 17 hadiah sebagai door price.

Sebagai penutup, acara tukar kado, hanya sayangnya, kado tsb tidak dibuka langsung, khan seru, walaupun dikado sudah tertulis si pemberi kado. Harga kado dibatasi dengan minimal harga Rp. 15.000,-.

Malam, sekitar jam 19.00. Acara selesai. Saat yang lain sedang sibuk berbenah, merapikan dan membersihkan tempat acara yang kini banyak menyisakan piring-gelas kotor. Masih terdengar bunyi Klotek-tek-klotek-tek, bunyi piring dan sendok beradu. Lho acara makan sudah selesai, siapakah yang masih kelaparan dan rakus nich. o-la-la, Imba (bukan Sinterklas lagi) sedang lahap makan, lega, sudah lepas semua kumis, jenggot, dan jubah kebesarannya. Jadi saatnya show time, makan. Ha,ha,ha… iyalah dari tadi Imba memang belum makan hidangan.

Bagi rekan-rekan, karyawan APL Manado, yang namanya tidak disebutkan dalam bagian nuansa Natal & Halal Bi Halal, mohon dimaafkan, dan tentunya dengan tidak mengurangi rasa hormat, maka ucapan terimakasih setulus dan sepenuh kasih ditujukan kepada seluruh karyawan/ti APL yang turut menyuskseskan acara ini : Kalian Semua Memang Layak Dapat Bintang.

Ya, itulah acara kami di Manado. Terimakasih atas dukungan dari semua team panitia yang menyukseskan acara ini, juga terimakasih kepada Bp. Agustinus Ung selaku Regional Manager dan Bp. Martinus selaku Direktur Operasional yang telah memberi ijin serta support-nya kepada APL Manado, sehingga APL Manado dapat menyelenggarakan acara Ibadah Natal dan Halal Bi Halal secara sederhana namun sangat berkesan.

Menuju Puncak Prestasi di Bukit Kasih Manado

December 4th, 2004

4 Des 2004

Salah satu kegiatan dalam rangka “Employee Relation” adalah Rekreasi ke tempat wisata. Wah, suatu acara yang mendapatkan antusiasme tinggi dari para karyawan. Tujuan diadakan rekreasi selain sebagai refresing, juga sebagai sarana untuk mengendurkan urat-urat yang tegang setelah bekerja keras, dan dengan harapan sekembalinya dari acara rekreasi dapat memberikan tenaga baru yang mampu meningkatkan produktifitas kerja. Acara rekreasi kepersetaannya tidak dibatasi hanya divisi operasional saja, yaitu seluruh salesman Pharma, MDD, CHPD, Admin, Sales service berikut Field Sales Supervisor, dan Kepala cabang.Semula, acara rekreasi akan mengunjungi wisata alam di Tangkoko guna melihat binatang Tarsius (monyet terkecil dan pemalu) di wilayah Bitung, namun dibatalkan karena mengingat cuaca yang kurang mendukung serta medan yang agak berat menuju Tangkoko, juga sifat binatang Tarsius yang pemalu sehingga hanya di malam hari saja dapat melihatnya.Maka acara rekreasi kemudian diubah ke Bukit Kasih di Gunung Kanonang, termasuk wilayah Kawankoang yang berjarak kurang lebih 60 – 70 Km dari Kota Manado. Dana rekreasi adalah dari swadaya seluruh peserta di tambah dengan sponsorship sebesar Rp. 100.000,- (50%) yang merupakan reward “Berani Terima Tantangan” dari Pfizer dalam hal distribusi LPP (Listerine Pocket Pack), karena keberhasilan APL Manado menembus tantangan yang diberikan.

Tepat jam 14.00 siang, kami berdoa bersama dan siap meluncur ke Bukit Kasih. Dengan mempergunakan 3 buah kendaraan, yaitu 1 Mobil Kijang Mobil Kacab, 1 Mobil Kijang principal J&J berikut Pak Ricky sebagai drivernya (ha,ha, ha,… menghemat dana yang terbatas, daripada menyewa), dan 1 Mobil Katana FSS- Pharma.

Kami, mampir di Rumah Makan Heng Mien (sebelum Tomohon) untuk Makan siang walaupun agak terlambat jam makannya, kami semua dengan penuh semangat juang berusaha keras menghabiskan makanan yang dihidangkan. Rumah Makan Heng Mien, juga sangat Murah , Meriah, Enak dan Kenyang. Bayangkan satu orang hanya dihitung Rp. 9.500,- untuk makan sekenyangnya dengan 9 jenis masakan.

Setelah, makan, baru lah kami kembali melanjutkan perjalana. Jalan menuju Bukit Kasih yang berkelok-kelok dan menanjak (ditambah beban perut yang kenyang, tambah beban nih ye) memang salah satu factor yang memperlambat kami sampai ke Bukit Kasih. Untuk Jarak 60 – 70 Km, ditempuh dengan dengan waktu kurang lebih 2 jam.

Jam 16.00 sore. Sesampainya di Bukit Kasih, disana ada tugu yang menampilkan 5 agama dalam satu harmonisasi dan kebersamaan. Juga jalan yang menanjak ke puncak, sesuai dengan 14 kali pemberhentian pada saat Yesus Kristus akan disalibkan.

Di Bukit Kasih, terdapat juga tempat ibadah untuk 5 agama yang saling berdekatan sebagai symbol toleransi beragama yang tinggi di wilayah Sulawesi Utara.

Dipuncak Bukit Kasih, terdapat salib yang besar dan menjulang Tinggi (dari arah kejauhan saja sudah terlihat).

Pemandangan dari Bukit KasihPara Salesman, FSS dan Kacab dengan susah payah mencoba mencapai puncak.

Dan, berhasil!

Suatu kebanggaan, karena di Puncak, kami dapat memandang dengan sangat leluasa ke bawah, dapat melihat Danau Tondano, dan juga nikmatnya udara pengunungan yang sangat sejuk. Pada saat akan naik menuju puncak, kami semua bertekad, dan menganggap bahwa Puncak itu dimana salib besar menjulang tinggi adalah sebagai target kami di bulan Desember 2004, jadi apabila kami dapat mendakinya berarti target Desember 2004 nanti, dapat tercapai. Amin.

Menuruni puncak juga merupakan kesulitan tersendiri, tapi sudah agak enteng dan tidak terlalu lelah seperti pada saat mendaki.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada salesman yang pencapaian actual vs target pernah mencapai angka 100% selama bulan September, Oktober dan November. Acara pembagian hadiah merupakan salah satu support dari principal Roche, dan juga kejutan yang tidak disangka-sangka oleh salesman dan diharapkan sebagai pemicu semangat dan motivasi bagi seluruh team. Penghargaan terhadap salesman CHPD adalah Philipus dan Jon, salesman Pharma: Jefstrong dan Ferizer, dan MDD adalah Cherry.

Dan acara diakhiri dengan makan-makan, makan nasi kuning yang lezat yang dibawa dari Manado.

Dan acara diakhiri pada jam 18.00 sore, dan kami semua kembali menuju Kota Manado. Dan Tiba kembali di Kantor sekita jam 20.00malam dengan Selamat. (Eit, Pak Selamat Maili FSS Pharma memang ikut dengan kami).

View Richardus Sendjaja's profile on LinkedIn