www.flickr.com

Kodok Tuli

December 1st, 2011 | by Richardus Sendjaja |

Sekelompok kodok sedang berjalan-jalan melintasi hutan.   

Malangnya dua diantara kodok tersebut jatuh kedalam sebuah lubang.

Kodok-kodok yang lain  mengelilingi lubang tersebut.

Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut, mereka berkata pada ke 2 kodok tersebut bahwa mereka lebih baik mati.

Ke 2 kodok tersebut tidak memperdulikan komentar-komentar itu dan mencoba melompat keluar dari lubang itu dengan segala kemampuan yang ada. Kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati.

Akhirnya, salah satu dari kodok yang ada dilubang itu mendengarkan kata-kata kodok yang lain dan menyerah. Dia terjatuh dan mati. Sedang kodok yang satunya tetap melanjutkan untuk melompat. Sekali lagi kerumunan kodok tersebut berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja. Dia bahkan berusaha lebih kencang dan akhirnya berhasil.

Dengan lompatan yang kencang, dia berhasil sampai diatas.

Kodok lainnya takjud dengan semangat kodok yang satu ini dan bertanya “apa kau tidak mendengar teriakan kami?” Lalu kodok itu dengan dengan membaca gerakan bibir kodok yang lain menjelaskan bahwa ia tuli.

Akhirnya mereka sadar bahwa saat ini dibawah tadi mereka telah memberikan semangat kepada kodok tersebut.

Kata-kata positif  yang diberikan pada seseorang yang sedang “jatuh”

dapat membuat orang  tersebut  bangkit dan membantu mereka dalam menjalani hari-hari.

Sebaliknya , kata-kata buruk yang diberikan pada seseorang yang sedang jatuh dapat membunuh mereka.

Suarakan kata-kata kehidupan kepada mereka yang sedang menjauh dari jalur hidupnya. Kadang2 sulit dimengerti bahwa “kata-kata kehidupan ” itu dapat membuat kita berpikir dan melangkah jauh dari yang kita perkirakan.

Semua orang dapat mengeluarkan “kata-kata kehidupan” untuk membuat rekan/ teman atau bahkan kepada yang tidak kenal sekalipun untuk membuatnya bangkit dari keputus-asaannya, kejatuhannya, kemalangannya.

Sungguh indah apabila kita dapat meluangkan waktu kita untuk

memberikan spirit bagi mereka yang putus asa dan jatuh.

 

Sorry, comments for this entry are closed at this time.

View Richardus Sendjaja's profile on LinkedIn